
Karto Yitno Ahmad Sadiyo atau yang sering disapa Mbah Karto warga desa Berasan Jaya, Kecamatan Buay Madang Timur, OKU Timur menjadi calon jemaah haji tertua asal Sumsel dengan usianya yakni 105 tahun.
Meskipun usianya sudah 105 tahun, Mbah Karto terlihat masih sehat. Bahkan saat memasuki aula Asrama Haji Palembang dirinya tanpa alat bantu seperti tongkat ataupun kursi roda.
Namun Mbah Karto terkendala di pendengaran, karena usia sudah tua. Sehingga kalau ingin berbicara dengan Mbah Karto harus di dekatkan ke telinganya.
Mbah Karto mendaftar haji pada 2014, dari hasil tani. Seharusnya Mbah Karto berangkat haji pada 2020. Namun karena pandemi jadi tertunda dan baru tahun ini berangkat.
"Bisa naik haji di usia saat ini tentu senang, bahagia. Yang urus haji saya anak-anak, karena saya uda tua," kata dia, Jumat (26/5/2023)
Mbah Karto menyebutkan, ia masih sehat sampai sekarang karena izin Allah serta menjaga pola makan dan kesehatannya seperti tidak merokok,
"Saya masih sampai sekarang karena Allah dan juga saya menghindari makanan berminyak dan lebih suka makan yang direbus ataupun dibakar, " kata dia.
Sementara Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah OKU Timur Husni menambahkan, bahwa berdasarkan cerita keluarganya Mbah Karto kalau salat tahajud mandi dulu.
"Mungkin itu salah satu rahasia tetap sehat. Selain itu makannya menghindari yang berminyak, dan lebih suka makan yang rebusan ataupun yang dibakar," ungkapnya
Sedangkan terkait jemaah calon haji asal OKU Timur ada 943 yang terdaftar. Namun yang melakukan pelunasan sebanyak 880 jemaah.
"Jadi kita terbagi tiga kloter di kloter pertama, ketiga dan sisanya di kloter kelima. Untuk kloter satu ini total 355 jemaah," katanya

