Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono Meninjau Pembangunan Jalan Tol Serpong-Balaraja (Serbaraja) sesi 1A. Foto: Dok. Kementerian PUPR
Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono Meninjau Pembangunan Jalan Tol Serpong-Balaraja (Serbaraja) sesi 1A. Foto: Dok. Kementerian PUPR

Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, disebut akan mencopot lima pejabat BPJT (Badan Pengatur Jalan Tol) dari posisi komisaris di perusahaan pengelola jalan tol. Hal itu dilakukan, karena ada potensi konflik kepentingan di antara pengatur dan pengelola jalan tol.

Soal pencopotan lima pejabat BPJT dari posisi komisaris perusahaan pengelola jalan tol, diungkapkan Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK, Pahala Nainggolan. Dia menilai, fenomena rangkap jabatan di BPJT sangatlah riskan.

"BPJT itu dia mengawasi semua perusahaan yang mengoperasikan jalan tol. Nah lima orang BPJT ternyata komisaris di jalan tol. Saya bilang ini gimana? Enggak bisa begitu," -Pahala Nainggolan, Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK-

Baik Kementerian PUPR maupun KPK, tidak merinci siapa saja pejabat BPJT tersebut. Tapi dari penelusuran kumparan, diketahui nama-nama pejabat BPJT yang merangkap komisaris di perusahaan pengelola jalan tol.

Mayoritas, mereka jadi komisaris di anak usaha BUMN. Berikut daftarnya:

1. Sekretaris BPJT, Triono Junoasmono, juga Komisaris di PT Jasamarga Transjawa Tollroad

2. Anggota BPJT Unsur Profesi, Koentjahjo Pamboedi, juga Komisaris di PT Jasamarga Related Business

3. Anggota BPJT Unsur Akademisi, Eka Pria Anas, juga Komisaris di PT Citra Marga Nusaphala Persada

4. Plh. Anggota BPJT Unsur Kementerian PUPR, Mahbullah Nurdin, juga Komisaris di PT Kresna Kusuma Dyandra Marga

5. Kepala Bidang Investasi BPJT, Denny Firmansyah, juga Komisaris di PT Trans Marga Jateng



Gerbang Fakta

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *