
Dalam pembelajaran kimia, hukum perbandingan tetap merupakan salah satu materi yang dipelajari oleh siswa. Hukum perbandingan tetap (hukum Proust) merupakan hukum yang menjelaskan massa unsur-unsur dalam pembentukan senyawa. Adapun hukum tersebut dikemukakan oleh Joseph Louis Proust pada tahun 1797. Penjelasan lebih lanjut mengenai materi ini dibahas lebih lanjut dalam contoh soal hukum perbandingan tetap.
Hukum Proust menyatakan bahwa, “Massa unsur-unsur yang membentuk suatu senyawa, perbandingan massanya selalu tetap”. Nah, artikel kali ini akan membahas lebih lanjut mengenai hukum Proust atau perbandingan tetap.
Baca juga: Hukum Perbandingan Tetap: Pengertian, Bunyi, dan Sejarah Penemuannya
Pembahasan Contoh Soal Hukum Perbandingan Tetap

Sebelumnya sudah dijelaskan bahwa hukum Proust membahas massa unsur-unsur yang membentuk suatu senyawa, yang mana massanya akan selalu tetap. Agar lebih paham, berikut adalah contoh soal perbandingan tetap yang dikutip dari Buku Pintar Pelajaran: Ringkasan Materi dan Kumpulan Rumus Lengkap yang ditulis oleh Joko Untoro dan Tim Guru Indonesia:
Jika perbandingan massa magnesium dan oksigen dalam senyawa magnesium oksida adalah 3:2 maka untuk mendapatkan 15 gram magnesium oksida diperlukan magnesium dan oksigen berturut-turut adalah…
Pembahasan:
Perbandingan tetap massa magnesium dibandingkan dengan massa oksigen = 3:2
Massa magnesium oksida = 15 gram (senyawa)
Massa magnesium : angka perbandingan magnesium/angka total perbandingan x massa senyawa
⅗ x 15 gr = 9 gr
Massa oksigen: angka perbandingan oksigen/angkat total perbandingan x massa senyawa
⅖ x 15 gr = 6 gr
2. Tembaga oksida dibuat melalui tiga cara, yaitu a) 7,360 g tembaga menghasilkan 7,959 tembaga oksida, 2) 9,540 g tembaga menghasilkan 11,940 tembaga oksida, 3) 8,480 g tembaga menghasilkan 10,613 tembaga oksida. Tunjukkan bahwa tiga macam cara tersebut sesuai dengan Hukum Perbandingan Tetap.
Pembahasan: a) 6.360/7.959 x 100 = 79,91%, b) 9.540/11.940 x 100 = 79,90%, c) 8.480/10.614 x 100 = 79,89%
Selamat mengerjakan contoh soal hukum perbandingan tetap di atas, semoga informasi di atas dapat menambah wawasan kamu. (CHL)